Postingan

Menampilkan postingan dengan label review

Review Film Hotel Sakura: Horor Psikologis yang Bikin Penasaran di Semarang

Gambar
Hotel Sakura (rilis 10 Juli 2025) bukan sekadar film horor biasa. Dibungkus nuansa sejarah dan psikologis, film ini mengajak penonton menyelami misteri yang bikin kepala penuh tanya. Di balik atmosfer mencekamnya, ada keunikan budaya dan sentuhan lokal Semarang yang bikin kami, sebagai penonton, merasa dekat sekaligus merinding. Tapi, apakah film ini benar-benar berhasil mencuri perhatian di tengah gempuran film lain? Mari kita ulik! Cerita Lambat, Tapi Penuh Misteri Hotel Sakura berdurasi 1 jam 40 menit, mengusung cerita Sarah ( Clara Bernadeth ), mahasiswi yang diterpa rasa bersalah atas kematian ibunya. Trauma ini mendorongnya mencari cara gaib untuk "bertemu" ibunya kembali, dibantu sahabatnya, Nida ( Taskya Namya ), dan saran misterius dari Aldo ( Randy Martin ).  Petualangan mereka di sebuah hotel tua di Semarang membuka gerbang dunia lain, menghadirkan Setsuko, hantu Jepang yang penuh dendam. Sayangnya, alur film ini terasa lambat di paruh awal. Cerita terasa monoton,...

Review Film Sah! Katanya...

Gambar
Kami langsung jatuh cinta pada sosoknya yang berperan sebagai Marni, anak bungsu dari keluarga Dipo yang jadi central kisah film berdurasi 124 menit ini. Film yang dirilis di minggu terakhir bulan April ini penuh tawa dengan balutan kesedihan yang membuat siapa saja akan teringat orang yang dicintai pergi. Halo, Nadya Arina. Meski hanya di film, sosoknya menjadi idola kami karena wajahnya yang ditampilkan dengan perawakan polos dan manis. Benar kata Marno, siapa pun akan jatuh cinta pada sosok Mar. Kisah sederhana Akhirnya kami dapat menonton film lagi ke bioskop usai berhasil mengamankan tiket yang diberi cuma-cuma oleh pihak film yang melakukan promosi. Kami senang dengan cara yang mereka lakukan. Nanti kami ceritakan di halaman lainnya. Film Sah! Katanya... dilihat posternya, pasti terlihat jenaka. Ditambah sosok yang berada di depan mempelai, apakah film yang disutradarai Loeloe Hendra dan Sidharta Tata ini akan membungkus dengan cerita horor? Ternyata, tidak. Suasana perkampun...

Review Film Petaka Gunung Gede

Gambar
Petaka Gunung Gede adalah film Indonesia pertama yang kami tonton tahun 2025. Kami senang bahwa akhirnya bisa nonton lagi, meski mendapatkan tiketnya secara cuma-cuma alias gratis. Mari manfaatkan! Sebenarnya jika boleh memilih, kami ingin nonton film Perayaan Mati Rasa. Hanya saja, daftar film yang sedang diputar di bioskop Sam's Studio Ungaran film tersebut tidak sedang diputar. Mau nggak mau pilihannya film dari rumah produksi Starvision ini yang ditonton.  Ngeselin Film Petaka Gunung Gede sendiri seperti terlihat posternya mengusung genre horor. Tak diragukan lagi, genre ini akan banyak peminatnya. Apalagi diangkat dari kisah nyata yang populer di platform video. Film berdurasi 98 menit ini membukanya dengan penuh ceria. Dua perempuan yang masih duduk di Sekolah sangat menjunjung persahabatan, apalagi tempat tinggal mereka berdekatan alias tetanggaan. Sayangnya, keceriaan yang ditawarkan di awal hanya bertahan sebentar. Kita sudah diberi kejutan dengan penampakan sosok hitam y...

Review Film Eksil

Gambar
Bagaimana rasanya jadi mereka yang terbuang, mendambakan pulang tapi tak diakui di negeri sendiri? Sekilas kalimat itu keluar saat menyaksikan video trailer film Eksil. Dan saat benar-benar menontonnya secara utuh, kami malah khawatir. Ada getir yang mengatakan ini tidak sesederhana yang kami bayangkan. Jumat sore (23/2), kami akhirnya bisa menonton film Eksil yang diputar di bioskop Cinepolis Java Mall. Filmnya memang tidak tayang secara resmi saat dirilis awal bulan, namun peran komunitas sukses membawanya ke bioskop Kota Semarang.  Sempat ditawarin untuk ikut nonton bareng bersama mereka. Karena ini bukan dari rumah produksinya langsung yang mengadakan nobar, tentu ada biaya tiket. Kami menolaknya.  Eh ternyata kesempatan itu datang dengan sendirinya ketika ada rekan yang mendadak tidak jadi nonton. Dan tiketnya diberikan kepada kami. Antusias yang jadi pesimis Film Eksil berdurasi 2 jam dengan cerita yang dibungkus dengan lebih banyak wawancara. Ya, ini adalah film dokumen...

Review Film Panggonan Wingit

Gambar
Panggonan Wingit yang artinya tempat angker jadi film Indonesia terakhir yang kami tonton tahun 2023. Kisahnya tak sekedar menakutkan, tapi benar-benar menyusahkan siapa pun yang ingin mencobanya karena rasa penasaran. Sudah nonton filmnya? Semenjak kami membatasi diri nonton film dengan uang sendiri, kami sadar bawah sudah cukup banyak melewatkan hal-hal seru saat duduk di bangku dalam studio. Terakhir kali kami menonton sebelum ini adalah saat bulan Agustus. Itu bisa nonton karena undangan, alias gratis. Rasa penasaran lebih besar dari kisahnya Film Panggonan Wingit yang dibintangi Luna Maya berduet dengan Christian Sugiono sebenarnya kisahnya cukup menarik. Apalagi genre horor.  Rasa penasaran para bintang utamanya dibawa pada sebuah titik temu yang menjadi awal teror yang akan mereka alami. Luna Maya yang berperan sebagai Raina dan adiknya bernama Fey tidak menuruti apa yang dilarang Kakek Nenek mereka usai pindah ke Kota Semarang dari Jakarta.  Larangan tersebut adalah ja...

Review Film Catatan Si Boy (2023)

Gambar
Boring di awal, asyik dipertengahan. Berlatar Jakarta dengan kehidupan anak mahasiswa, film Catatan Si Boy versi modern penuh dengan keindahan dan ketampanan yang tanpa sadar menaruh standar tinggi buat pria masa kini. Akhirnya kami kembali menonton film di bioskop usai mendapatkan tiket gratis setelah mengikuti kegiatan tur film Catatan Si Boy di Kota Semarang. Lihat di sini kemeriahannya. Nostalgia Meski secara garis besar ceritanya masih sama dengan yang aslinya (1987), film yang disutradarai Hanung Bramantyo ini memang sangat menyesuaikan dengan keadaan sekarang. Terutama selera penonton yang didominasi generasi Z. Maka tidak heran, para pemain utamanya didominasi wajah tampan dan cantik. Sebut saja Angga Yunanda, Syifa Hadju, Alyssa Daguise, Rebecca Klopper hingga Carmela Van Der Kruk dan banyak lagi. Paling bersinar tentu adalah Angga Yunanda yang didapuk sebagai Mas Boy. Pesonanya semakin bersinar di film berdurasi 136 menit ini. Seperti sebuah panggung yang disiapkan untuknya....

Review Film Khanzab

Gambar
Bagi orang awam, judul film Khanzab tidak lebih dari sekedar judul. Karena bergenre horor, filmnya tentu menakutkan. Dibungkus dengan sebuah cerita yang berhubungan dengan perdukunan dan ilmu hitam, film berdurasi 105 menit benar-benar memberi sensasi buat kami. Kami adalah orang awam tersebut yang baru mengetahui artinya gara-gara menonton film yang disutradarai Anggy Umbara ini. Tidak heran, kenapa poster dan trailer terpampang seorang perempuan yang sholat tapi diganggu pocong. Dibuat ngeri di awal Khanzab merupakan iblis atau jin yang mengganggu manusia saat sholat. Diceritakan dalam film, khanzab di sini adalah iblis yang sudah menemani si pemeran utama yang diperankan Yasmin Jasem sebagai Rahayu dari kecil hingga beranjak dewasa. Pertemananya dimulai ketika Rahayu sering melihat Ayahnya yang saat itu masih mendalami profesi perdukunan. Ceritanya begitu. Film Khanzab rilis hari ini, Rabu tanggal 19 April 2023. Berdurasi 105 menit, film bergenre horror thriller ini berkategori peno...

Review Film Losmen Melati

Gambar
Kami pikir pernah mendengar Losmen Melati, mengingat latar tempat yang digunakan adalah bangunan jadul. Apakah film lawas yang dibuat ulang lagi seperti kebanyakan rumah produksi yang melakukannya akhir-akhir ini? Ternyata, bukan. Wah, buat penasaran saja. Misi utama kami yang akhirnya kembali menonton film Indonesia di bioskop adalah bioskop baru yang ada di The Park Mall Semarang . Itu adalah bioskop ke-9 yang hadir di Ibu Kota Jawa Tengah. Syukurlah, ada film Indonesia yang diputar. Bioskop The Park Semarang menjadikan film Losmen Melati sebagai debut pertamanya film Indonesia di bioskop tempat mereka. Pengalaman horor yang berbeda Tidak dipungkiri menyaksikan film asli dari Catchplay Plus yang berkolaborasi dengan Infinite Studios Singapore ini sangat menegangkan. Seperti diserang dari berbagai arah, semua ketegangan disatukan yang tidak hanya membuat takut juga khawatir. Film berdurasi 92 menit ini sukses membungkus genre horor yang dibalut thriller. Penonton dibawa dalam satu pe...

Review Film Balada Si Roy

Gambar
Balada Si Roy hadir di tengah persimpangan jalan saat genre horor terus meneror. Film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama ini mengajak kita mundur ke belakang, era tahun 80-an. Sebelumnya, kami ucapkan terima kasih sudah diberi kesempatan untuk tiket yang diberikan (menang kuis di Twitter). Bila tidak begini, mungkin nasib kami sama seperti tahun sebelumnya yang minim pergi ke bioskop. Manis di awal, getir dalam perjalanan Cerita anak Sekolah selalu menarik buat kami. Apalagi karakter utamanya punya karakter kuat dan pandai menggoda wanita. Si Roy yang diperankan Abidzar Al Ghifari mampu memerankan karakter si Roy yang pemberani, nakal dan menjunjung keadilan. Menjadi murid baru di salah satu Sekolah Menengah yang ada di Serang, Roy sudah menunjukkan betapa pengaruhnya dia yang membuat alur cerita terasa menyenangkan. Semakin manis saat ia mulai beraksi tentang menggoda wanita yang tanpa sadar para wanita sendiri yang sebaliknya menggodanya hanya ingin bersamanya. Peras...

Review Film Autobiography

Gambar
Film Autobiography adalah film pertama yang kami tonton tahun 2023. Film dengan sejumlah prestasi karena diputar di festival film, resmi mendapatkan layar di bioskop tanggal 19 Januari 2023. Seperti apa film berdurasi 115 menit ini? Disebut-sebut menegangkan dan bahkan lebih serem dari genre horor, kami pikir ini yang jadi daya pikatnya. Padahal sekilas lihat trailer filmnya terasa biasa saja. Ah, kami kebanyakan baca media sosial saja. Genre Suspense Sebelum film diputar, sang sutradara yang menyempatkan diri hadir menyebut jika filmnya tidak murni bergenre thriller. Malah melainkan ke arah suspense. Apa itu? Kami yang tak banyak menonton film akhir-akhir ini tentu merasa bingung meski keduanya hampir mirip, genre suspense dan thriller. Mengambil referensi dari halaman idntimes.com , genre suspense memang memberikan ketegagan yang sama seperti thriller. Hanya saja tidak seintens thriller.  Jadi, film Autobiography memang membuat penonton pada tegang. Merasakan kesunyian, keheninga...

Review Film Tegar

Gambar
Film Tegar membawa kesan mendalam, apalagi lewat pemerannya langsung yang berperan. Didukung dengan gambar yang berkualitas, entah kenapa dua alasan yang kami sebut sebelumnya tak mampu membuat film yang dirilis 24 November 2022 ini bertahan lebih lama di bioskop Kota Semarang? Kami beruntung akhirnya bisa menonton film Tegar yang disutradarai Anggi Frisca ini meski sudah lewat dari tanggal rilisnya. Kebenaran ada acara nonton bareng yang digagas BPJS Ketenagakerjaan yang dilangsungkan 11 kota pada tanggal 22 Desember kemarin. Bisa dilihat di sini suasananya. Banyak pesan Keterbatasan jadi gambaran besar film berdurasi 92 menit ini yang bergenre drama dan bisa ditonton semua kalangan (Semua Umur). Tidak heran, sekelas BPJS Ketenagakerjaan membawanya dalam kegiatan karena banyak pesan yang sejalan. Muhammad Aldifi Tegarajasa yang berperan sebagai tokoh utamanya tentu sangat mencuri perhatian karena aktingnya. Dari sosoknya, kita tahu bahwa pesannya sudah dimulai dari sini. Aldi ada...