Postingan

🗓 Daftar Film Indonesia yang Rilis 29 Januari 2026 di Bioskop Kota Semarang

Gambar
Menutup bulan Januari, bioskop Tanah Air kembali disuguhi empat film Indonesia baru. Namun sayangnya, yang mendarat di Kota Semarang hanya ada tiga judul. Satu film lainnya kembali absen di layar bioskop kota kita, meski secara visual film tersebut sebenarnya cukup menjanjikan dengan latar luar negeri. Mari kami ajak menelusurinya lebih dalam. Awal tahun 2026 ini bagi kami penuh kejutan. Setelah kabar gembira salah satu film Indonesia sukses menembus angka 1 juta penonton, ternyata ada dua film yang memilih "absen" alias tayang terbatas di beberapa kota saja, dan salah satunya adalah Semarang. Menarik untuk dinantikan kejutan apa lagi yang ada di bulan Februari besok. Namun sebelum itu, mari fokus pada daftar rilisan Kamis, 29 Januari 2026. Kafir: Gerbang Sukma Genre horor kembali menyapa lewat tangan dingin sutradara Azhar Kinoi Lubis. Yang menarik perhatian kami adalah kehadiran Nadya Arina . Tahun ini ia terasa sangat produktif; ini bukan film horor pertamanya, bahkan film...

💻 Esok Tanpa Ibu (Mothernet): Ketika Kecerdasan Buatan Mencoba Menggantikan Kasih Sayang

Gambar
Film ini mengambil latar yang sangat relevan dengan tren global saat ini. Rasanya, inilah film panjang Indonesia pertama yang berani mengadopsi isu tersebut ke layar lebar secara mendalam. Tak tanggung-tanggung, jajaran pemerannya pun tidak kaleng-kaleng, ada nama Dian Sastrowardoyo dan Ringgo Agus Rahman di sana. Hingga hari ke-12 saat postingan ini kami publikasikan, Esok Tanpa Ibu (Mothernet) masih bertahan menghiasi layar bioskop di Semarang. Di tengah kepungan genre horor yang mendominasi pasar, kehadiran drama berbalut Sci-Fi AI ini seolah menyeruduk masuk membawa pembeda yang segar. Kita tahu di era sekarang, sebagian besar dari kita sudah hidup berdampingan dengan AI. Entah itu ChatGPT, Gemini, Deepfake, Grok, dan sebagainya. Kami sendiri pun seringkali memanfaatkan teknologi AI dalam setiap pengembangan ide yang ingin kami jadikan artikel. Lalu, muncullah film ini yang memberi sentuhan teknologi tersebut ke dalam naskahnya. Pertama di Indonesia? Di halaman ini, kami ingin le...

🚨 [UPDATE] Tolong Saya! (Dowajuseyo) Ternyata Diputar di Bioskop NSC Mangkang Semarang

Gambar
UPDATE (2 Februari 2026) : > Mohon maaf, ada sedikit 'miscom' soal jadwal tayang film ini. Ternyata, Tolong Saya! (Dowajuseyo) sudah tayang di Semarang, tepatnya di NSC Mangkang sejak awal rilis! Kami sempat melewatkan informasinya karena judul 'Dowajuseyo' diletakkan di depan pada daftar jadwal. Jadi, buat kalian yang sudah nggak sabar, langsung saja meluncur ke arah barat kota ya! Sejujurnya, saat pertama kali memantau daftar putar minggu ini, kami sempat agak kecewa dan menulis bahwa film horor Korea satu ini bakal absen menyapa penonton di Semarang. Maklum saja, dengan belum hadirnya jaringan CGV di kota kita, film-film distribusi tertentu seperti Tolong Saya! (Dowajuseyo) memang seringkali sulit diprediksi kehadirannya. Namun, setelah menelisik lebih dalam ke sisi barat kota—tepatnya di NSC Mangkang —ternyata si "Dowajuseyo" ini sudah nangkring manis di sana. Jadi, ulasan di bawah ini tetap kami pertahankan sebagai pengingat betapa "tricky...

🎬 Menanti Oase Film Lokal di NSC Mangkang: Harapan yang Masih Menjadi PR

Gambar
Sudah satu setengah tahun berlalu sejak kunjungan perdana kami ke bioskop ke-12 di Kota Semarang ini. Ada ekspektasi besar yang kami sematkan waktu itu. Maklum, embel-embel sebagai bioskop independen dan jaringan lokal membawa angin segar bagi alternatif tontonan di Kota Atlas. Namun sayangnya, awal tahun 2026 ini harapan itu seolah kembali diuji. Ada apa sebenarnya? Dejavu di Awal Tahun 2026 Membuka lembaran tahun 2026, pecinta film di Semarang rupanya harus kembali gigit jari. Satu judul film Indonesia terbaru —kali ini dengan latar budaya Sulawesi yang kuat—terpaksa absen dari layar bioskop lokal. Cerita lama yang kami pikir takkan terulang lagi di tahun ini, nyatanya kembali menyapa. NSC Mangkang: Antara Oase dan Realitas Bisnis Pikiran ini sebenarnya sudah terlintas sejak NSC Mangkang resmi beroperasi. Kehadirannya kami anggap sebagai "mata air di padang pasir" di tengah dominasi jaringan nasional seperti XXI dan Cinepolis yang seringkali selektif. Kami menyadari, jarin...

🌲 Alas Roban: Film Pertama yang Tembus 1 Juta Penonton di Tahun 2026

Gambar
Tahun 2026 sepertinya tidak ingin berlama-lama memberikan kejutan. Jika tahun 2025 lalu kita harus menunggu hingga awal Februari untuk melihat film lokal pertama yang mencetak angka psikologis satu juta penonton, kali ini ceritanya berbeda. Alas Roban sukses mengunci gelar film box office pertama tahun 2026 hanya dalam waktu satu minggu sejak tayang perdana 15 Januari kemarin. Kecepatan yang Luar Biasa Film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu ini memang memiliki magnet yang sulit ditolak. Hanya butuh waktu sekitar tujuh hari bagi "teror" di jalur legendaris Jawa Tengah ini untuk mengumpulkan massa ke bioskop. Kecepatan ini tentu menjadi catatan menarik, terutama jika kami bandingkan dengan tren pembuka tahun di dua tahun sebelumnya. Kami melihat kekuatan utama film ini—bahkan bagi mereka yang belum sempat menonton—terletak pada kekuatan judulnya . Alas Roban bukan sekadar deretan kata, melainkan brand mistis yang sudah mendarah daging bagi masyarakat, khususnya di Jawa Ten...

🗓 3 Film Indonesia Baru Rilis 22 Januari 2026: Ada Dian Sastro hingga "Kawan" Kami Agus Mulyadi

Gambar
Sedikit berkurang jumlahnya ketimbang minggu kemarin, Kamis ini bioskop Tanah Air hanya kedatangan 3 film Indonesia baru. Yang menarik perhatian kami kali ini adalah munculnya teknologi AI yang dibalut dalam kesedihan yang mendalam. Penasaran? Kamis minggu ketiga yang jatuh pada tanggal 22 Januari 2026 , dominasi genre horor terasa sangat kental meski disusupi bumbu komedi di salah satu filmnya. Sisanya, kita disuguhi genre drama fantasi yang cukup ambisius. Berikut daftarnya: 1. Esok Tanpa Ibu (Mothernet) Awal tahun 2026 kita sudah diramaikan oleh penampilan Dian Sastrowardoyo . Tak sekadar akting, kali ini ia juga duduk di kursi produser untuk film berdurasi 107 menit ini. Selain konsep ceritanya yang menghadirkan AI, film ini rupanya hasil kolaborasi tiga negara: Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Ada nama Ho Wi Ding di bangku sutradara. Nama yang mungkin terdengar asing bagi sebagian kita, namun ia adalah sineas asal Malaysia yang pernah meraih penghargaan di Golden Horse Awards ...

🎬 Mengapa Comic 8 Revolution "Layu" di Bioskop Semarang?

Gambar
Harapan besar kami sematkan pada kehadiran film Comic 8 Revolution: Santet K4binet yang tayang perdana menjelang Natal, Rabu, 24 Desember 2025. Melihat deretan pemainnya yang bertabur bintang, seharusnya film ini menjadi amunisi kuat untuk menguasai layar bioskop di Kota Atlas. Namun, realitanya justru terasa kontras; film ini seolah gagal meledak di Semarang. Apakah ada yang merasakan hal yang sama? Film besutan rumah produksi Falcon Pictures ini sebenarnya menandai kembalinya franchise besar setelah vakum cukup lama. Ada perubahan signifikan di kursi penyutradaraan; jika seri sebelumnya identik dengan gaya meledak-ledak Anggy Umbara, seri Revolution kali ini digarap oleh Fajar Bustomi . Sebuah transisi yang secara visual lebih rapi, namun mungkin kehilangan "ruh" absurditas yang selama ini dicintai penggemar setianya. Bawa Rombongan Besar yang Dilematis Dari kacamata kami, jika hanya melihat durasi tayang yang sempat melewati sepekan, film Comic 8 sebenarnya sudah bisa...