✉️ Uang Passolo, Film Pertama yang Tidak Tayang di Bioskop Kota Semarang Tahun 2026

Baru juga menginjak minggu-minggu awal bulan Januari, kami sudah mendapatkan kabar yang kurang mengenakkan. Film Uang Passolo, yang mengangkat kearifan budaya Bugis-Makassar, rupanya harus menerima kenyataan tayang terbatas di beberapa kota saja. Sayangnya, Semarang tidak termasuk dalam daftar distribusi kali ini.

Bukan hal baru memang bagi kami menemui fenomena film lokalitas yang "melewatkan" layar bioskop Kota Atlas. Namun tetap saja, rasa penasaran itu ada, apalagi melihat premis ceritanya yang terasa sangat dekat dengan keseharian.

Memotret Realitas di Balik Gengsi

Rilis serentak pada 8 Januari 2026, Uang Passolo hadir bukan sekadar sebagai pelengkap layar lebar. Film ini mencoba memotret realitas sosial tentang "gengsi" yang sering kali membayangi kemegahan sebuah pesta pernikahan.

Saat kami pantau kembali melalui situs resmi Cinema 21, film drama besutan sutradara Andi Burhamzah ini masih bertahan di beberapa kota. Dengan rating usia remaja (13+), sepertinya memang sengaja disasar agar pesan moralnya bisa dinikmati oleh spektrum penonton yang lebih luas.

Sinopsis Singkat

Ceritanya berfokus pada dilema sepasang kekasih, Biba (guru honorer) dan Rizky (videografer pernikahan). Impian mereka sebenarnya sederhana: menikah tanpa beban finansial yang mencekik. Namun, benturan terjadi ketika keluarga besar mulai menuntut pesta mewah demi menjaga status sosial di mata tetangga dan kerabat.

Beberapa poin menarik yang kami rangkum dari film berdurasi 95 menit ini antara lain:

  • Antara Tradisi dan Gengsi: Nama Passolo sendiri merujuk pada tradisi memberikan amplop atau sumbangan saat kondangan. Film ini dengan apik mengeksplorasi bagaimana niat baik tolong-menolong terkadang bergeser menjadi ajang pamer atau justru meninggalkan beban utang.

  • Sentuhan Komedi Lokal: Meski membawa kritik sosial yang cukup "ngeri-ngeri sedap", hadirnya komedian lokal seperti Tumming, Abu, hingga Adhy Basto memberikan warna komedi segar yang membuat ceritanya tidak terasa menggurui.

  • Apresiasi Budaya Makassar: Kita akan disuguhi visualitas budaya yang autentik, mulai dari dialek yang khas hingga dinamika kekeluargaan yang sangat kental.

Kalah Saing di Jadwal Tayang?

Minggu ini, persaingan di bioskop memang tergolong sangat ketat. Uang Passolo harus berbagi layar dengan tiga film nasional terbaru dan beberapa judul yang masih kokoh bertahan di daftar now playing bioskop Semarang. Berikut daftar film yang saat ini sedang menguasai layar:

  1. Musuh dalam Selimut (Baru)

  2. Malam 3 Yasinan (Baru)

  3. Suka Duka Tawa (Baru)

  4. Modal Nekad

  5. Dusun Mayit

  6. Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel

  7. Agak Laen: Menyapa Pantiku!

Terakhir kali kami mencatat film yang absen di Semarang adalah pada bulan Desember lalu, yaitu film Leak 2 (Jimat Dadong). Kami tentu berharap di sepanjang tahun 2026 ini, tidak terlalu banyak daftar film "absen" yang harus kami posting di blog ini.

Secara keseluruhan, Uang Passolo adalah tipe film yang "ngena" banget dengan realitas di Indonesia, di mana biaya resepsi terkadang lebih dipusingkan daripada tabungan masa depan setelah sah menjadi suami istri. Sebuah polesan cerita yang realistis, namun tetap apresiatif terhadap nilai-nilai keluarga.

Jadi, bagi kawan-kawan yang mungkin sedang berada di luar kota dan beruntung mendapatkan jadwal tayangnya, apakah sudah menonton film ini? Bagaimana menurut kalian?

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🎬 Mengapa Comic 8 Revolution "Layu" di Bioskop Semarang?

🗓 3 Film Indonesia Baru Rilis 22 Januari 2026: Ada Dian Sastro hingga "Kawan" Kami Agus Mulyadi

🌲 Alas Roban: Film Pertama yang Tembus 1 Juta Penonton di Tahun 2026

🎬 Menanti Oase Film Lokal di NSC Mangkang: Harapan yang Masih Menjadi PR

🗓 Jadwal Bioskop Semarang: Kamis Minggu Pertama Bulan Januari 2026, Ada 3 Film Baru + 1 Tidak Tayang