🗓 3 Film Indonesia Baru Rilis 22 Januari 2026: Ada Dian Sastro hingga "Kawan" Kami Agus Mulyadi
Sedikit berkurang jumlahnya ketimbang minggu kemarin, Kamis ini bioskop Tanah Air hanya kedatangan 3 film Indonesia baru. Yang menarik perhatian kami kali ini adalah munculnya teknologi AI yang dibalut dalam kesedihan yang mendalam. Penasaran?
Kamis minggu ketiga yang jatuh pada tanggal 22 Januari 2026, dominasi genre horor terasa sangat kental meski disusupi bumbu komedi di salah satu filmnya. Sisanya, kita disuguhi genre drama fantasi yang cukup ambisius. Berikut daftarnya:
1. Esok Tanpa Ibu (Mothernet)
Awal tahun 2026 kita sudah diramaikan oleh penampilan Dian Sastrowardoyo. Tak sekadar akting, kali ini ia juga duduk di kursi produser untuk film berdurasi 107 menit ini.
Selain konsep ceritanya yang menghadirkan AI, film ini rupanya hasil kolaborasi tiga negara: Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Ada nama Ho Wi Ding di bangku sutradara. Nama yang mungkin terdengar asing bagi sebagian kita, namun ia adalah sineas asal Malaysia yang pernah meraih penghargaan di Golden Horse Awards.
Kecanggihan visualnya didukung oleh X3D Studio asal Singapura melalui teknologi virtual production. Lewat tangan mereka, transisi visual antara dunia nyata dan digital terasa sangat halus.
Sinopsis Singkat: Ceritanya tentang Rama (Ali Fikry) yang kehilangan arah setelah ibunya (Dian Sastrowardoyo) jatuh koma. Rama mencoba mengobati kerinduannya dengan menciptakan i-BU, sebuah program AI yang meniru suara dan kebiasaan sang ibu.
Fakta Menarik: Kesulitan Dian Sastro ternyata bukan saat memerankan sosok ibu yang koma, melainkan saat mengisi suara program i-BU. Ia harus melatih intonasi agar terdengar datar layaknya robot, namun tetap membawa memori emosional.
Film ini bukan sekadar fiksi ilmiah; ia memotret hubungan ayah-anak yang kaku (diperankan apik oleh Ringgo Agus Rahman) dengan sangat manusiawi. Sebuah pengingat bagi para bapak di luar sana agar tidak menjaga jarak emosional dengan anak sebelum segalanya terlambat.
Info Bioskop Semarang: Film yang sempat melakukan World Premiere di Busan International Film Festival (BIFF) 2025 ini mendapatkan 6 bioskop di Kota Semarang.- Mangkang
- DP
- Paragon
- The Park
- Setiabudi
- Uptown
2. Sengkolo: Petaka Satu Suro
Satu lagi wajah cantik yang menghiasi layar lebar minggu ini, namun kali ini hadir lebih mencekam lewat sorot matanya: Aulia Sarah. Semenjak sukses memerankan Badarawuhi di film KKN di Desa Penari, sosoknya memang kian lekat dengan julukan Ratu Horor.
Kali ini ia berperan sebagai seorang bidan dalam film berdurasi 104 menit. Kita akan disuguhi suasana mistis yang tebal dengan totalitas akting Aulia yang sudah tidak diragukan lagi di genre ini.
Sinopsis Singkat: Fokus pada teror yang menimpa perempuan hamil di sebuah desa menjelang malam Satu Suro. Rahayu (Aulia Sarah) harus berhadapan dengan kekuatan supranatural yang mengincar keluarganya.
Fakta Menarik: Sutradara Deni Saputra melakukan riset mendalam soal weton dan penanggalan Jawa agar akurat, bukan asal pakai nama "Satu Suro". Menariknya, cerita yang ditulis Rebecca M. Bath ini terinspirasi dari gangguan mistis yang ia alami sendiri saat masa kehamilan.
Lokasi syuting dipilih di Kebumen. Pesisir pantai dan hutannya memberikan atmosfer "dingin" yang berbeda dibanding lokasi horor biasanya seperti Bogor atau Jogja.
Info Bioskop Semarang: Film berkategori dewasa ini mendapatkan 4 bioskop. Semoga saja jumlah layarnya bertambah di hari berikutnya.- Mangkang
- Central City
- DP
- Setiabudi
3. Sebelum Dijemput Nenek
Kami tak menyangka film besutan sutradara Fajar Martha Santosa ini turut menghadirkan kenalan kami, Agus Magelang (Agus Mulyadi). Sebuah kejutan menyenangkan bagi para pengikut setianya melihat Mas Agus beradu akting dengan Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, dan Oki Rengga.
Sinopsis Singkat: Menggabungkan horor dan komedi, film ini menceritakan dinamika kelompok yang terjebak situasi mistis. Sang Nenek diceritakan meninggal pada waktu keramat: Sabtu Wage, tanggal 6, bulan 6, jam 6 sore. Mitosnya, arwah yang meninggal di waktu tersebut akan mencari "pengganti" dalam waktu tujuh hari.
Fakta Menarik: Hadirnya komedian Nopek Novian sebagai dukun ngawur sukses membuat situasi makin runyam dengan instruksi-instruksinya yang nyeleneh.
Film berdurasi 103 menit ini juga menyentil fenomena "budaya konten" lewat karakter Nisa (Wavi Zihan). Di tengah teror arwah, ia malah sibuk merekam demi validasi internet. Sebuah potret satir yang sangat dekat dengan realita kita sekarang.
Info Bioskop Semarang: Kolaborasi besar antara Rapi Films, Sky Media, Legacy Pictures, dan Kebon Studio ini mendapatkan 6 bioskop.- Mangkang
- Java
- Central City
- Citra
- Queen
- Majapahit
Update Film Indonesia di Bioskop Semarang
Dengan tambahan tiga judul di atas, kini total ada 7 film Indonesia yang sedang diputar di bioskop-bioskop Semarang. Jumlah ini sudah termasuk dua film yang terpaksa "angkat kaki" meski baru rilis minggu kemarin.
- Sengkolo Petaka Satu Suro 🆕
- Sebelum Dijemput Nenek 🆕
- Esok Tanpa Ibu 🆕
- Alas Roban
- Penerbangan Terakhir
- Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel
- Agak Laen 2
Beberapa catatan kami:
Agak Laen 2: Masih perkasa tayang hingga minggu ketiga Januari. Tiga hari lagi akan genap bertahan selama 2 bulan!
Penerbangan Terakhir: Masih bertahan, apalagi ada sosok favorit kami, Nadya Arina.
Alas Roban: Sempat berkuasa di hari pertama, namun kini mulai goyang dan sudah ada bioskop yang menurunkannya dari daftar putar.
Jadi, dari daftar di atas, film mana yang akan masuk dalam agenda akhir pekanmu kali ini?
Artikel terkait :
- 🗓 4 Film Indonesia Terbaru Rilis 15 Januari 2026: Dari Teror Alas Roban hingga Skandal Aviasi
- 🗓 Jadwal Bioskop Semarang: Kamis Minggu Pertama Bulan Januari 2026, Ada 3 Film Baru + 1 Tidak Tayang
- 🗓 Jadwal Bioskop Semarang: Rabu Minggu Kelima Bulan Desember 2025, Ada 2 Film Baru
- 🗓 Jadwal Bioskop Semarang: Kamis Minggu Keempat Bulan Desember 2025, Ada 3 Film Baru
- Lainnya




Komentar
Posting Komentar