🗓 Jadwal Bioskop Semarang: Kamis Minggu Pertama Bulan Januari 2026, Ada 3 Film Baru + 1 Tidak Tayang

Mengawali awal tahun baru, pikiran kami sudah tertuju tentang siapa yang bakal menjadi film pertama yang tembus angka 1 juta penonton (box office) di tahun 2026. Namun sebelum melangkah jauh ke sana, mari kita sambut 4 film Indonesia terbaru yang resmi memeriahkan layar lebar per Kamis, 8 Januari 2026.

Meski penuh harapan, realita langsung menyambut kami di pekan pertama ini. Ada film Indonesia yang ternyata tidak kebagian jatah layar di Semarang pada hari pembukaannya. Dari judulnya saja, mungkin Anda sudah bisa menebak siapa penggarapnya.

Suka Duka Tawa

Film ini sebenarnya sudah kami berikan panggung di halaman blog ini menjelang akhir tahun 2025 lalu, terutama membahas tentang strategi pemasaran yang dilakukan di Kota Semarang.

Bahkan saat rilis secara nasional, pemasaran di media sosial terbilang sukses. Judul filmnya sempat memuncaki tren di X (Twitter) saat dirilis 8 Januari kemarin. Apakah ini sebuah pertanda baik? Membawa genre drama keluarga berbalut komedi, durasinya tergolong "berat" yakni 127 menit. Ada banyak wajah familiar dalam film besutan sutradara debutan Aco Tenriyagelli ini.

Sutradara muda ini sebelumnya dikenal lewat karya film pendek dengan visual estetis. Sebelum mendarat di bioskop, Suka Duka Tawa sudah mencuri perhatian sebagai film penutup di perhelatan bergengsi JAFF ke-20 akhir tahun lalu. Kisahnya mengangkat isu fatherless melalui karakter Tawa (Rachel Amanda), seorang komika yang sukses lewat materi lawakan dari luka masa lalunya bersama sang ayah, Pak Keset (T. Rifnu Wikana). Sebuah polesan realitas tentang sisi gelap dunia komedi.

Di Kota Semarang, kombinasi akting Rachel Amanda dan pemasaran yang masif membuat film ini tayang di 8 bioskop saat rilis. Sepertinya jumlah layar ini masih berpotensi bertambah di hari-hari berikutnya.

  1. Mangkang
  2. Java
  3. Citra
  4. Paragon
  5. Tentrem
  6. Majapahit
  7. Setiabudi
  8. Uptown

Musuh Dalam Selimut

Jika melihat halaman di Cinema XXI, film berdurasi 108 menit ini sekilas hanya ditulis bergenre drama. Namun sesungguhnya, film ini membalutnya dengan sentuhan psikologis atau thriller domestik.

Sutradara Hadrah Daeng Ratu yang dikenal bertangan dingin dalam mengolah emosi penonton, mencoba menggabungkan drama rumah tangga dengan nuansa yang membuat penonton terus bertanya-tanya. Proyek ini sangat dinanti karena mempertemukan dua aktris muda populer, Yasmin Napper dan Megan Domani, dalam karakter yang kontras.

Berbeda dengan film perselingkuhan biasa, kami melihat film ini lebih menyoroti betapa tipisnya batas antara bantuan tulus dan niat terselubung dari seorang sahabat. Isu "batasan" (boundaries) dengan orang terdekat ini terasa sangat relatable

Di Kota Semarang, film ini mendapatkan jatah di 4 bioskop saat rilis. Harapan kami, setidaknya film ini bisa bertahan sepekan di bioskop-bioskop lokal.

  1. Mangkang
  2. Central City
  3. DP
  4. Queen

Malam 3 Yasinan

Entah kenapa judulnya terasa sangat horor, namun saat kami tonton trailernya, rasanya ada sesuatu yang berbeda. Film kategori dewasa (17+) ini mencoba memadukan horor psikologis dengan unsur religi.

Menjadi film horor pertama yang dirilis tahun 2026, ada harapan besar di pundaknya. Wulan Guritno yang bermain di film ini juga bertindak sebagai produser. Proyek personal ini juga melibatkan putrinya, Shaloom Razade, sehingga chemistry keluarganya terasa sangat organik.

Sutradara Yannie Sukarya mengajak kita masuk ke atmosfer tahun 80-an dengan lokasi syuting di pabrik gula tua dan perkebunan tebu yang asli. Tekstur visualnya kasar dan mencekam, khas horor klasik. 

Sayangnya, di Kota Semarang film yang terinspirasi kisah nyata ini hanya tayang di 2 bioskop. Cukup mengejutkan kami sebenarnya, ada apa dengan pembagian layar kali ini? Semoga saja tidak pamit lebih cepat dari bioskop.

  1. Mangkang
  2. DP

Uang Passolo (Tidak Tayang)

Film yang membawa warna budaya lokal Sulawesi Selatan ini terpaksa menjadi film pertama yang kami tulis "tidak tayang" di bioskop Kota Semarang pada awal 2026. Sangat disayangkan memang.

Padahal, Uang Passolo secara realistis memotret fenomena pemberian uang dalam hajatan yang sering kali bergeser menjadi ajang gengsi sosial. Isu "gadai tanah demi pesta" adalah potret pahit yang nyata di masyarakat kita. Meski diproduksi sineas Makassar, film arahan Andi Burhamzah ini memiliki distribusi nasional dan diperkuat oleh penampilan komika Tumming, Abu, serta aktor Godfred Orindeod.

Update Bioskop Semarang: 7 Film Indonesia Tayang

Kami pikir satu-satunya film yang harus "angkat kaki" pekan ini adalah Comic 8 Revolution Santet K4binet. Entah kenapa film tersebut sepertinya belum memenuhi ekspektasi penonton di Semarang. Selain itu, film Patah Hati yang Kupilih yang sempat tayang kembali, juga sudah kembali keluar dari bioskop.

  1. Musuh dalam Selimut ðŸ†•
  2. Malam 3 Yasinan ðŸ†•
  3. Suka Duka Tawa ðŸ†•
  4. Modual Nekad
  5. Dusun Mayit
  6. Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel
  7. Agak Laen: Menyapa Pantiku!

Dengan tambahan 3 film baru di atas, kini bioskop di Ibu Kota Jawa Tengah total memutar 7 film Indonesia. Menariknya, film Agak Laen yang dilabeli film terlaris sepanjang masa pun masih tetap bertahan di Semarang. Kami melihat potensi besar untuk menyaingi dominasi film lama ada pada Suka Duka Tawa dan Malam 3 Yasinan. Bagaimana pendapatmu?

Ajak Nonton Kami 

Kami harap ada rumah produksi yang menghubungi dan memberikan tiket agar filmnya bisa kami ulas lebih dalam di halaman blog ini. Kami ingin punya cerita sendiri bahwa inilah film-film pertama yang kami tonton dengan apresiasi penuh di tahun 2026. Semoga saja!

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

💔 Patah Hati yang Kupilih: Sempat Pamit, Kini 'CLBK' di Bioskop Semarang

🗓 Jadwal Bioskop Semarang: Rabu Minggu Kelima Bulan Desember 2025, Ada 2 Film Baru

📜 Nasib Singkat Film Wasiat Warisan di Bioskop Kota Semarang: Hanya Numpang Lewat Dua Hari?

👑 Agak Laen 2 Resmi Jadi Film Terlaris Sepanjang Masa, Komedi Jadi Raja di Tahun 2025