Film Baby Blues Diputar di Bioskop Tanggal 24 Maret 2022

Ceritanya mungkin familiar bagi sebagian orang tentang dua orang yang tubuhnya tertukar. Permasalahan pelik dengan dibalut ego masing-masing menjadikan keduanya merasakan penderitaan yang tak pernah mereka harapkan. Vino G Sebastian mendadak jadi wanita, istrinya yang sedang memiliki bayi. 

Mari kembali ke bulan Maret, setelah film Hayya 2, ada film Baby Blues yang rilisnya bersamaan. Andi Bachtiar Yusuf yang duduk di bangku sutradara membawa cerita yang penuh tawa namun kuat dalam drama.

Film berdurasi 100 menit ini bahkan sekarang sudah tersedia di layanan streaming, yaitu di maxstream.tv. Bila penasaran, tinggal cari saja di sana.

Sinopsis dan video trailer

Andika dan Dinda tidak menyangka mempunya bayi ternyata merupakan tugas yang begitu berat. Pokoknya tak seindah dibayangkan dan ini membuat Dinda mengalami sindrom Baby Blues. Pertengkaran yang terus terjadi mendadak menjadi aneh saat keduanya tertukar.

Membayangkan nasib suami menjadi sang istri itu sangat dilematis. Eh, gimana cara menyusui bayinya ntar atau berdandan ala wanita dengan jalan ala pria. 

Film Baby Blues sempat mengalami penundaan sebelum dirilis secara resmi. Entahlah, mengapa Multivision Pictures mengambil langkah tersebut.

Di Kota Semarang, film yang ditulis Imam Darto ini hanya mendapatkan 1 bioskop saja. Bisa ketebak akhirnya, meski begitu film mampu bertahan hampir sepekan. Film Baby Blues sendiri sudah ditonton sekitar 18 ribuan orang (18.670), data dari web naratimes.com yang publish bulan April 2022.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🎬 Dinamika 20 Hari "Para Perasuk" di Bioskop Semarang: Antara Gerbong Bintang dan Realita Layar

🗓️ Layar Bioskop Semarang Pekan Ke-4 Agustus 2026: Tiga Film Baru Siap Mengisi Akhir Bulan

🎬 Film Ikatan Darah dan Nasib Genre Action yang Kian Sunyi di Bioskop Semarang

🗓️ Layar Bioskop Semarang Pekan Ketiga Agustus 2026: Dari Harusnya Horror hingga Ayah, Aku Mau Cerita!

🎬 Fenomena Harusnya Horror di Bioskop Semarang: Modal Sosial Reza Arap Tumbangkan Ulasan Kritis