🎬 Perjalanan Tragis "Nia": Rilis di Tengah Gempuran Agak Laen 2, Aktris Kelahiran Semarang Itu Hanya Bertahan 1 Hari di Kotanya!
Ironi benar-benar menyelimuti perjalanan film "Nia". Film ini rilis pada tanggal 4 Desember 2025, tepat saat "Agak Laen 2" (yang sudah tayang sejak 27 November 2025) sedang berada di puncak popularitas dan terus menguasai layar bioskop di Semarang.
Sangat disayangkan, film yang mengangkat isu penting ini harus terhenti penayangannya di bioskop Kota Semarang hanya dalam dua hari, Jumat, 5 Desember 2025.
Sungguh luput dari perhatian kami, apalagi belakangan kami baru mengetahui adanya aktivitas nonton bareng (nobar) yang digelar oleh Lembaga Sensor Film (LSF) sebelum film ini resmi tayang.
💔 Mengangkat Kisah Nyata Tragis dari Padang Pariaman
Film "Nia" diangkat dari kisah nyata tragis seorang gadis remaja di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Film ini resmi rilis serentak pada tanggal 4 Desember 2025.
Sinopsis Pilu Nia
Film ini menceritakan perjuangan pilu Nia (diperankan Syakira Humaira), seorang gadis berusia 18 tahun yang dikenal sholehah. Nia harus berjualan gorengan demi menafkahi ibunya yang sakit (Eli, diperankan Helsi Herlinda) dan dua adik tirinya.
Tragedi menimpanya saat ia menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan oleh seorang pria pengangguran pecandu narkoba, Andri (diperankan Qya Ditra). Kisahnya penuh emosi, menggambarkan pencarian intensif selama tiga hari oleh warga, polisi, dan tokoh masyarakat, serta dampak tragisnya bagi keluarga dan komunitas.
Sutradara Aditya Gumay berhasil menyajikan cerita ini dengan totalitas, didukung musik menyentuh dari Adam S. Permana.
🚨 Kenapa Hanya Bertahan 1 Hari di Bioskop Semarang?
Sayang seribu sayang, film yang sudah menggelar gala premier sejak tanggal 24 November 2025 di Jakarta ini tampaknya kurang mendapatkan antusiasme di Kota Semarang.
SUDAH KELUAR 📢
— Kofindo (@Kofindo) December 5, 2025
Hari ke-2, Jum'at (5/12), film Nia sudah keluar dari bioskop DP.
Film bertahan 1 hari di Kota Semarang.#Kofindo #Semarang
Perhatian penonton Semarang memang teralihkan total oleh fenomena Agak Laen: Menyala Pantiku! yang terus menggempur layar bioskop sejak rilis seminggu sebelumnya.
Meski begitu, penayangan film "Nia" di bioskop Kota Semarang tetap patut kami syukuri, setidaknya film ini sempat mampir, mengingat ada beberapa film lain yang bahkan tidak sempat tayang sama sekali.
📍 Di DP Mall XXI: Lokasi Strategis yang Gagal Menolong
Saat rilis di Semarang, film "Nia" hanya mendapatkan satu bioskop, yaitu DP Mall XXI, dengan jatah 5 waktu pemutaran.
Secara strategis, DP Mall termasuk lokasi yang paling tepat. Kami tahu bahwa minat Generasi Z Semarang seringkali paling besar di bioskop ini. Namun, meskipun lokasinya strategis, penonton tetap memilih film lain.
Lalu, apa faktor utama kegagalan "Nia" (sampai keluar bioskop) di tengah gempuran film komedi yang sedang booming? Persaingan ketat dan momentum yang kurang tepat adalah jawabannya.
🤯 Hook Lokal yang Hilang: Syakira Humaira Kelahiran Semarang!
Kami menemukan fakta menarik yang seharusnya menjadi daya tarik utama bagi penonton lokal, namun sayangnya luput dari promosi yang masif.
Pemeran utama film ini, Syakira Humaira (pemeran Nia), dikabarkan memiliki keterkaitan erat dengan Ibu Kota Jawa Tengah. Beberapa sumber menyebutkan bahwa aktris muda berbakat ini adalah kelahiran Semarang.
Sungguh ironis. Film yang dibintangi oleh artis kelahiran Semarang ini hanya mampu bertahan satu hari di bioskop kotanya sendiri. Padahal, hook lokal ini seharusnya menjadi alasan kuat bagi penonton Semarang untuk mendukung karya film nasional.
🔎 Fakta Lain: Nobar LSF Angkat Isu Kekerasan Perempuan
Faktor lain yang luput dari perhatian kami adalah Lembaga Sensor Film (LSF) sempat menggelar nonton bareng film "Nia" pada tanggal 24 November 2025 (sebelum film resmi rilis).
Tujuan kegiatan ini mulia: untuk menginspirasi generasi muda dan menyoroti isu kekerasan terhadap perempuan—sebuah tema sosial yang sangat penting yang diangkat film ini.
Kami tidak menemukan banyak informasi terbuka mengenai kegiatan nobar LSF ini. Rasanya, ini memang lebih ke acara undangan khusus, wajar jika kami sebagai blogger kesulitan mendapatkan detailnya.
📉 Nia Tidak Sendirian: Tujuh Film Indonesia Berebut Layar
"Nia" harus angkat kaki pada hari Jumat, 5 Desember 2025, berbarengan dengan film "Pesugihan Sate Gagak" yang juga pamit dari bioskop Semarang.
Sedang tayang
- Riba 🆕
- Wasiat Warisan 🆕
- Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel 🆕
- Agak Laen: Menyala Pantiku!
- Danyang Wingit Jumat Kliwon
- Sampai Titik Terakhirmu
- Pangku
Secara keseluruhan, saat "Nia" keluar dari peredaran, total ada tujuh film Indonesia yang masih tayang dan berebut layar di Kota Semarang.
Apakah Anda termasuk salah satu penonton film "Nia" di DP Mall XXI Kota Semarang? Kami tunggu cerita dan pendapat Anda di kolom komentar!
Artikel terkait :
- 🗓 Jadwal Bioskop Semarang: Kamis Minggu Pertama Bulan Desember 2025, Ada 4 Film Baru
- 👻 Leak 2 (Jimat Dadong): Film Horor Bali yang Lolos dari Bioskop Semarang
- 🖤 Samsara (2025): Ketika Film Hitam Putih Bisu Garin Nugroho Menantang Selera Bioskop Semarang
- Janji Senja: Sagu Salempeng Bagi Dua, Kisah Haru dari Maluku yang Sayangnya Belum Hadir di Semarang
- Lainnya


Komentar
Posting Komentar