Dirilis 24 Februari 2022, Film Ambo Nai Sopir Andalan Tayang Terbatas

Jadi film kedua yang masuk dalam daftar tidak tayang di Kota Semarang tahun 2022, film Ambo Nai Sopir Andalan datang menawarkan dialog bahasa Bugis dalam ceritanya. Sineas lokal semakin percaya diri merambah bioskop.

Film produksi Timur Pictures dan 786 Production ini berdurasi 83 menit dengan bergenre drama komedi. Meski tayang terbatas di kota Semarang, film karya sineas Sulawesi Selatan ini mendapatkan jadwal pemutaran di 23 kota. 

Sinopsis

Film sendiri terilhami dari kesuksesan tayangan kanal YouTube Timur Kota dengan judul yang sama. 

Mengutip dari website 21, film bercerita tentang Ambo Nai yang harus menerima kenyataan dipecat sebagai sopir penumpang antar daerah di saat istrinya sedang hamil tua. 

Namun harapannya membuncah saat ia mendapatkan informasi dari sahabatanya, Malla, bahwa juragan ikan di Bajoe, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan sedang butuh sopir untuk mengantar ikan-ikannya ke kota. 

Ambo Nai sangat antusias. Ia yakin bisa diterima bekerja. Ia tidak tahu kalau persaingan sesama sopir di tempat juragan ikan sangat keras. Persahabatannya dengan Malla diuji. Ia juga harus berhadapan dengan genk Bos Pirang. 

Rekam jejak sang sutradara

Saat kami membaca info film dari website tirto.id, ternyata sang sutradara, Andi Burhamzah, memiliki rekam jejak yang cukup menarik. Apakah ini jadi alasan sukses film mereka yang tembus 23 kota?

Mengawali karier di dunia perfilman sebagai cinematographer di film Sepatu Baru (2014) dan Suhu Beku (2017).

Andi juga pernah menjadi asisten sutradara untuk film Athirah (2016) dan Sutradara film Cinta Sama dengan Cindala Na Tape (2018).

Daftar pemain

Bukan hanya cerita dan latar yang bernuansa lokal, pemain pun hampir semuanya bersuku asli Bugis. Bila melihat daftar pemain dari website 21, hanya ada 5 pemain yang ditulis di sana, yakni Ambo Nai, Diny Arishandy, Malla, Sape, Cukke, Dg Nojeng.

...

Meski tidak tayang di bioskop Kota Semarang, kami berharap film Ambo Nai Sopir Andalan sukses menarik perhatian penonton. Terima kasih tetap tayang meski masih pandemi seperti sekarang.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🗓 Minggu Ketiga Maret 2026: Film Spesial Libur Lebaran

📽️ Strategi Cerdik Cinepolis Java Supermall: Menjemput "Kuyank" di Hari ke-37

🌙 Menyambut Maraton Libur Lebaran 2026: Strategi Rilis Hari Rabu dan Dominasi Horor di Bioskop Semarang

📽️ Film Kuyank Tembus 1 Juta Penonton: Bukti Horor "Slow Burn" Masih Punya Taji

🗓 Minggu Kedua Maret 2026: Tidak Ada Film Indonesia Baru Dirilis di Bioskop