🐊 Nasib Tragis Film Crocodile Tears di Semarang: Hanya Bertahan Satu Malam!
Semarang ternyata masih menjadi kota yang "kejam" bagi film-film berlabel festival. Pekan ini, perhatian kami tertuju pada satu judul yang sebenarnya punya reputasi mentereng di kancah internasional: Crocodile Tears . Film yang sudah melanglang buana ke festival bergengsi seperti Toronto (TIFF) hingga London (BFI) ini akhirnya menyapa layar bioskop di Ibu Kota Jawa Tengah. Namun sayangnya, sapaan itu hanya berlangsung sekejap. Hanya Tayang di Satu Bioskop Apa yang sebenarnya terjadi? Film berdurasi 98 menit ini terpantau sudah keluar dari jadwal tayang di The Park Semarang XXI . Padahal, ini adalah satu-satunya bioskop di Semarang yang bersedia menampung film garapan sutradara Tumpal Tampubolon tersebut. Situasi "layar singkat" seperti ini biasanya sering menghinggapi film-film berbasis lokal, sebut saja film dari Makassar, meski dalam beberapa tahun terakhir performa film daerah sudah jauh lebih baik dalam menggaet penonton. Namun untuk Crocodile Tears , nasibnya j...